Winter…oh…winter…

March 14th, 2005 by adani

Img_0066_2Untungnya sudah dua hari ini cuaca bersahabat. Hari ini menurut weathercast itu broken clouds, jadi cuacanya seperti mendung. Kemarin sunny, suhu sekitar 30 F.Jadi enak sebenarnya untuk jalan-jalan. Salju di jalan dan di tanah sudah mulai berkurang. Tapi kemarin karena mas Dadit ada paper yang harus ditumpuk hari senin ini ya kita menghabiskan hari minggu di rumah saja.

Karena sering di rumah, kayaknya Fasha bosen juga. Makanya Fasha sering manjat-manjat heater terus digunakan sebagai pijakan untuk melongok ke jendela. Kasihan deh kamu, nak nggak bisa pergi-pergi. Fasha seneng kalau lihat anak-anak main diluar. Sepertinya dia ingin ikut bergabung juga.

Img_0045_2Maka dari itu kemarin sore saya ajak jalan-jalan ke playground dekat rumah. Yah… mumpung cuaca sedang bagus. Playgroundnya sendiri dekat sekali dari rumah, mungkin sekitar 150 m jaraknya. Jadi dari rumah saja sudah kelihatan. apalagi di playground itu terdapat picnic area. Jadi sering dipakai orang untuk kumpul-kumpul kalau lagi cuaca bagus. Biasanya sih pas summer ramainya. Kalau memang sedang ramai orang atau anak-anak main di playground, wah… suaranya sampai kedengaran lho di rumah… Ya alhamdulillah kita mendapat lokasi apartemen yang strategis. Selain dekat dengan playground, juga dekat dengan community center tempat Fasha insyaallah akan bersekolah nanti.

Img_0047_2Di playground kemarin hanya ada 1 anak perempuan dan ibunya sedang main di ayunan besar. Playground itu sendiri memiliki 2 set playground yang satu untuk anak yang lebih besar, yang lain untuk anak yang mungkin seusia Fasha. Fasha tadinya mau main di playground yang besar karena ada anak yang sedang main. Fasha itu senang kalau ada temannya. tapi saya tidak membolehkan, karena bahaya Fasha belum cukup umur.

Akhirnya Fasha main di perosotan yang kecil, wah… Fasha senang sekali, malah minta terus-terusan. Karena udara mulai berangin, ya maaf ya nak… mainnya lain kali lagi :)

Polah Tingkah Fasha

March 13th, 2005 by adani

Fasha is a handful kid. Setiap waktu ada saja yang dikerjakannya. Fasha baru bisa tenang kalau sudah tidur. hehehe… Kita harus selalu memperhatikan Fasha, karena kadang-kadang kalau kita tinggal sebentar Fasha sudah melakukan sesuatu yang membuat kita ngeri.

Seperti sekarang ini Fasha senang manjat-manjat. Barang-barang yang bagi dia bisa untuk dipakai memanjat ya dipakai. Boks mainan, humidifier, boks untuk sarung tangan dan topi winter, perosotan dan beberapa mainannya yang dirasa memungkinkan ya dipakai untuk memanjat. Fasha pakai barang-barang itu sebagai pijakan supaya bisa melihat barang apa aja sih yang ada di meja. Setelah itu Fasha ambil gelas, sendok, garpu atau apa aja yang menarik baginya. Yang kita takutkan Fasha itu ambil barang-barang terus dijatuhkan. Itu kan bahaya…. Maka dari itu kita kalau menaruh barang-barang di atas meja tidak pernah ditepi, karena Fasha bisa dengan mudah mengambil.

Img_0039Pernah suatu waktu mas Dadit mengerjakan tugas pakai laptop di meja makan. Padahal laptopnya sudah ditaruh di tengah meja supaya Fasha tidak bisa meraih. Ternyata Fasha lihat laptop itu terus langsung dorong-dorong boks mainannya yang berat itu dan dipakai jadi pijakan. Terus tangannya mulai deh pencet-pencet keyboard laptopnya. Ya ampun…. Saya sama mas Dadit sampai heran melihatnya. Kok bisa sih nak….

Img_0038_2Sekarang ada hobi barunya Fasha. Menyalakan lampu. Dulu Fasha selalu minta gendong untuk menyalakan menyalakan lampu. Sekarang dengan bantuan boks mainan sebagai pijakan, klik… nyala deh lampunya :) hehehe….

Mungkin juga karena sering kita setelkan DVD atau video, maka Fasha sekarang sudah bisa memasukkan disc ke dalam DVD player atau kaset video ke playernya. Tapi Fasha sering melakukan itu berulang-ulang, jadinya kan takut rusak. Jadinya setiap tidak dipakai, saluran listriknya dimatikan.

Juga sekarang Fasha sudah bisa membuka tutup botol ulir. Beberapa obat yang botolnya ulir bisa dibuka Fasha. Kok bisa botol obat di tangan Fasha? Ya itu, Fasha pakai boks mainan sebagai pijakan terus ambil botolnya di atas meja. Aduh nak…

Fasha juga sering mampir ke tempat sampah dan tangannya buka-buka tempat sampah. Kan kotor jadinya. Akhirnya kita pagari tempat sampahnya dengan kursi makan yang sudah ditumpuk jadi satu. Kok kursi makan sih? Ya selain untuk pagar tempat sampah, juga kursi itu sering dipakai panjatan Fasha. Kalau kita taruh kursi itu di tempat yang selayaknya wah…. langsung deh Fasha naik ke atas meja.

Img_0041_2_1Sekarang kita belajar memanfaatkan keingintahuan Fasha. Caranya daripada Fasha mampir ke tempat sampah dan ubek-ubek isinya, akhirnya kita ajari Fasha untuk membuang sampah  ke tempat sampah…. dan alhamdulillah berhasil. Good job, Fasha ! Jadinya setiap kita minta tolong buang sampah sambil menunjuk ke tempat sampah, langsung deh Fasha buang ke tempatnya. Cihuy…:)

Resep Lumpia Sayur

March 13th, 2005 by adani

Menu masakan ini dibuat dalam rangka memanfaatkan bahan-bahan makanan di kulkas. Sederhana dan gampang buatnya. Cocok disajikan hangat-hangat saat udara dingin. Nyam…nyam…nyam… :)

Fasha dan mas Dadit senang sekali makan Lumpia sayur ini. Fasha kalau makan habis 1 buah. Mas Dadit sih maunya nambah terus. hehehe….

Img_0063_2_kecil_1

Lumpia Sayur

Bahan :

  • 150 gr wortel, potong bentuk korek api
  • 150 gr bayam, haluskan
  • 2 bh jamur portabella, potong dadu kecil-kecil
  • 8 lembar kulit lumpia
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdm saus tiram
  • lada bubuk secukupnya
  • garam secukupnya
  • putih telur sebagai pelekat
  • minyak untuk mengoreng

Pelengkap :

  • sambal botol

Cara membuat :

  • Campur wortel, bayam dan jamur
  • Masukkan saus tiram, garam dan lada, aduk-aduk
  • Ambil 1 lembar kulit lumpia, masukkan 1,5 sendok makan isi lumpia ke tengah lembaran kulit
  • Lipat kulit seperti amplop dengan bantuan putih telur sebagai pelekat/lem, gulung
  • goreng dalam minyak baru yang panas hingga berwarna kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan
  • sajikan selagi hangat

Untuk 8 buah

Indonesian Study Club

March 11th, 2005 by adani

Sudah dua hari ini salju turun terus. Suhunya sih tidak seberapa dingin, sekitar 20-30 F. Tapi karena disertai angin ya tetap dingin juga. Padahal week end kemarin suhunya 54 F. Sunny, jadinya sudah seperti spring. Di jalan dan tanah sudah tidak ada salju. Mobil-mobil di jalan banyak yang membuka sunroofnya.

Kalau salju begini jadinya malas keluar rumah. Berhubung sudah janji akan datang ke acara Indonesian Study Club di apartmentnya Sisco dan Jessica ya mau nggak mau harus datang dong. Apalagi saya sudah buat makanan untuk dibawa ke acara nanti.

Indonesian Study Club itu dibuat oleh mahasiswa bahasa Indonesia sebagai ajang untuk diskusi, presentasi dan yang paling asyik itu nonton film Indonesia :). Asisten-asisten bahasa Indonesia juga diundang. Karena mas Dadit asisten juga ya kita dateng deh.

Indonesian Study Club malam ini untuk yang pertama kalinya. Acaranya perkenalan club, makan malam dan nonton film Indonesia. Horee…. !

Untuk makan malam sih sebenarnya kita tidak usah bawa makanan. Kalau dalam undangan disebut "potluck" ya kita bawa makanan. Kalau tidak ada tulisan "potluck" ya tidak usah bawa makanan. Tapi sering kita atau teman-teman lainnya kalau datang ke acara-acara membawa makanan, dengan atau tanpa embel-embel "potluck". Apalagi kita kan juga ikutan makan..:)

Berhubung ini acara Indonesian Study Club, ya saya bawa makanan tradisional Indonesia. Kebetulan kita belum belanja dan di dapur masih ada tepung ketan, kelapa parut dan gula jawa ya buat kelepon saja. Berdasarkan pengalaman waktu Idul Fitri dulu saya juga bawa kelepon langsung habis. Cieile… geer nih :D

Alhamdulillah kali ini keleponnya juga laku :). Malah beberapa teman bertanya cara buatnya. Setelah saya beritahu malah bilang sulit. Ya bukannya sulit, tapi lama sih…Teman-teman yang lain ada yang bawa bola-bola daging, mihun goreng, perkedel jagung dan kue lapis legit. Semua makanannya habis tak bersisa ! Wuih, pada kelaperan sih. Dingin-dingin jadinya bawaannya laper mulu nih.

Sambil makan kita nonton film Arisan ! Seru deh. Tapi mahasiswa bahasa Indonesia kurang mengarti percakapannya. Selain karena mengunakan bahasa anak muda Jakarta juga dialognya cepat.

Oh ya, Fasha seperti biasa mengeksplorasi rumah. Maksudnya keliling-keliling dan nggak bisa diem. Beberapa kali Fasha mampir ke meja makan. Padahal kan Fasha sudah makan malam di rumah. Memang setiap kita mau keluar malam, pasti Fasha sudah makan malam terlebih dahulu. Supaya kenyang dan kita tidak perlu repot memikirkan makannya.

Img_0031_1Karena beberapa kali mampir ke meja makan, ya kita beri mihun goreng. Untung ya ada yang bawa mie. Fasha makan sendiri sambil duduk di lantai (karpet). Garpu dan tangan kirinya ikutan masuk ke mulut. Hehehe. Makannya habis pula. Wah….:)

Kita pulang jam 9.45 malam. Memang sih sudah lewat dari jam tidurnya Fasha sekitar jam 9-an. Mungkin di tempat acara rame jadinya Fasha nggak bisa tidur. Akhirnya dalam perjalanan pulang baru deh Fasha tidur. Capek ya, nak….:)

Pentas eui….!

March 10th, 2005 by adani

Setelah latihan tari sekitar satu setengah bulan akhirnya jadi juga kita pentas dalam acara Languages and Cultures of Asia ( LCA ) Cultural Night hari kamis 10 Maret kemarin di Union South Building. Acara dimulai pukul 5 sore. Tapi kita baru pentas jam 7.30. Jadinya kita diminta berkumpul sekitar jam 6 sore.

Pas kita masuk ke ruang ganti beberapa teman sudah ada yang pakai pakaian tari. Ada juga yang minta latihan sekali lagi, soalnya mereka nggak dateng pada saat latihan terakhir hari selasa kemarin. Pas latihan sekali lagi ini heboh deh. Karena kamar gantinya bersebelahan dengan tempat acara berlangsung , jadinya kita latihan dengan hitungan. Tapi kok malah nggak kompak. Akhirnya kita ulangi latihannya pakai musik sayup-sayup. Hihihi… Heboh ya :D

Mengingat jumlah penari 13 orang, wow… banyak juga nih, jadinya pakaian tari dibuat sesimpel mungkin. Meski nama tariannya tari Indang dari Padang, tapi kita tidak menggunakan pakaian tari Padang. Kita memakai baju hitam atau putih, celana hitam, kaus kaki hitam, dan jarik Jawa yang dipakai melingkari pinggang. Kok jarik Jawa sih bukannya kain Padang ??? hehehe… Ya itu tadi, penarinya banyak, sehingga kita tidak mempunyai jumlah kain Padang yang memadai. Yang penting kan tetap Indonesia. Tul nggak :D… Merdeka !!!  Ssttt…itupun jariknya pinjam sama teman-teman yang mahasiswa gamelan Indonesia… hehehe.

Kita tampil terakhir. Sebelumnya ada penampilan dari Vietnam, India, Thailand, China, dll. Alhamdulillah kita narinya kompak. Setelah kita selesai, banyak yang muji lho… hehehe. geer ah… :P.

Acara selanjutnya dinner. Berhubung yang datang banyak banget dan meja makanan prasmanannya sedikit, jadinya yang antri makanan puanjuaaang….. Ya udah, kita langsung pulang tanpa mencicipi hidangan dulu. Yaaaa rugi deh :(

Tapi nggak papa deh… yang penting kan udah lega. Seneng deh bisa ikutan nari lagi. Kapan ya bisa nari kaya begini lagi ???

Img_0005_2_kecilPenjelasan foto dari kiri-kanan : Steve, Andy, Nurul, Claire, Jeff, Beverly, Grace ( belakang ), Sakti, Heni, Mia, Amelia, Sisca, Jessica dan Sisco.

Belajar Makan Sendiri

March 9th, 2005 by adani

Sejak usia satu tahun Fasha mulai makan makanan seperti yang mas Dadit dan saya makan. Jadi saya sudah tidak membuat makanan khusus untuknya. Ya lumayanlah repotnya berkurang, hehehe…:) Kecuali kalau kita lagi kepingin makanan pedas, ya saya buatkan terpisah.

Alhamdulillah Fasha bukan termasuk yang suka pilih-pilih makanan. Nasi, sayur, daging-dagingan, buah, susu, semua dia makan. Kecuali kalau yang alot ya dikeluarkan lagi. Sop, sayur bayem, sayur lodeh, semur ayam, sampai tahu goreng, lumpia, bakwan goreng dan tempe mendoan semuanya Fasha mau. Ih… kemaruk ya..:) hehehe…

Img_0866_1Lalu semenjak usia 13 bulan Fasha mulai belajar makan sendiri, maksudnya makan pakai sendok atau garpu. Kalau makan pakai tangan seperti untuk makan buah dan biskuit ya sudah sejak dulu. Memang sih tidak setiap saat Fasha makan sendiri. Untuk makan yang berkuah seperti sereal dan sop ya masih saya suapi.

Sekarang malah kalau saya beri buah Fasha langsung lari ke dapur ambil sendok terus makan buahnya pakai sendok. Dulunya ya langsung aja dimakan pakai tangan. Lucunya kalau pas saya beri buah yang bentuknya bulat seperti anggur atau blueberry Fasha tetap saja maunya makan pakai sendok. Setiap buahnya hampir masuk mulut, eh…jatuh lagi. Kan buahnya bulat jadinya tergelincir deh. Hehehe..:)

Memang kalau makan sendiri itu masih berantakan. Kadang tangan juga masih ikutan masuk mulut. Namanya juga masih belajar. Iya khan nak….:D.

Meski Fasha sudah bisa makan makanan orang dewasa kadang kita masih bingung kalau mau makan ke luar. Kalau nggak cari restoran yang ada menu anak-anaknya ( yang ada mash potato atau french fries ), cari restoran asia atau restoran yang ada menu supnya. Tapi beberapa kali Fasha malah maunya makan makanan yang tidak biasa dia makan.

Img_0024Contohnya beberapa waktu lalu kita makan di restoran buffet China. Fasha langsung saya ambilkan sup. Wuih, lahap sekali makannya. Setelah habis dia mau tambah. Kemudian diambilkan sup lagi sama mas Dadit. Fasha nggak mau. Fasha malah nunjuk-nunjuk mie goreng yang ada di piring saya. Ya saya beri sedikit. Eh…. kok malah suka. Ya langsung diambilkan lagi satu piring (tidak seporsi penuh).

Img_0026Fasha makan sendiri pakai garpu kadang pakai tangannya juga, sampe habis lagi :) Wah. Kita sampe heran lihatnya. Padahal selama ini Fasha belum pernah saya kasih mie-miean. Pertimbangan saya kan mie itu panjang-panjang jadinya dia akan repot makannya. Ternyata…..malah habis makannya :)

Lucu ya kalau melihat kemauan dan kemampuan anak. Kadang kita merasa Fasha belum bisa makan sesuatu, karena kita merasa dia belum sanggup, masih kecil. Ternyata Fasha malah mau makan makanan itu dan senang pula :D.

Ikut-ikutan

March 7th, 2005 by adani

Sehabis acara tumpengan hari sabtu 5 Maret kemarin, saya dan mas Dadit beres-beres apartemen keesokan paginya. Sebetulnya sih nggak berantakan banget, tapi banyak barang-barang yang kemarin diungsiin ke kamar tidur mesti dibalikin ke tempat asalnya. Iyalah, kalo nggak diungsiin makin sempit aja ruangannya. Paling banyak tuh mainannya Fasha yang harus diatur lagi.

Tiap kita beres-beres pasti Fasha ikutan. Kalo kita beresin tempat tidur, dia ikutan tapi malah loncat-loncat diatasnya, hehehe… :D. Kalo saya lagi ngepel dia malah ikutan gelesotan di lantai. Wah, niatnya mungkin mau ikut bantuin. Iya khan nak…

Img_0007_1Kemarin pas mas Dadit ngevakum, Fasha langsung ambil mainannya terus ikutan dengan gerakan yang seperti lagi ngevakum. Mainan yang dia dorong-dorong itu memang ada rodanya, terus kalo digerakkin keluar bunyi klinting…..klinting gitu lho…Sebenernya itu bukan vakum mainan, tapi dia pura-pura menganggap itu vakum. Bagus juga daya imajinasinya… :)

Memang lucu banget ya kalo lihat gayanya anak meniru. Omong-omong soal meniru, Fasha itu cepat meniru tingkah laku kita atau gerakan dari tv. Fasha emang seneng banget kalo nonton siaran tv anak-anak. Kebetulan disini ada stasiun tv khusus yang siarannya seharian itu khusus anak-anak, namanya PBS Kids. Jadinya tv kita lebih sering muter PBS Kids daripada film lainnya.

Sekarang kalo kita nyanyi "If you’re happy and you know it clap your hands….", Fasha langsung tepuk tangan. Kalo kita nyanyi "Ring around the rosey, the pocket full of posey, ashes ashes,we all fall down", khan ada adegan ‘jatuhnya’, Fasha juga langsung menjatuhkan diri pas kita sebut ‘down’. Lain lagi kalo kita nyanyiin "The itsy bitsy spider, khan tangan saya merambat pelan-pelan ke badannya, Fasha juga ikut tangannya digerakkin. Lucu deh…:D

Tumpengan

March 6th, 2005 by adani

Img_0062_2Sabtu 5 Maret kemarin ada acara tumpengan di tempat kita. Eh, jangan salah sangka dulu..:) Ini bukan acara pesta ulang tahun saya lho…, melainkan acara proyeknya tempat kerja mas Dadit. Acara tumpengan ini dibuat untuk dimasukkan dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia. Untuk pembuatan buku ini perlu foto-foto tumpeng dan acara tumpengan. Ya udah, sekalian aja kita rame-ramein.

Semua asisten di bahasa Indonesia dan teman-teman lainnya kebagian jatah masak. Saya kebagian jatah buat tumpengnya sama sambel goreng ati. Teman yang lainnya ada yang bawa ayam goreng, perkedel daging sama jagung, kering tempe, empal, acar, pecel, kolak, wah…, pokoknya meja makannya sampe nggak cukup. Nyam…nyam…nyam….

Img_0113_kecilBanyak sekali yang datang. Selain Bu Ellen Rafferty dosen bahasa Indonesia,  Molly karyawan di bahasa Indonesia beserta Bimal suami dan 3 anaknya, Sisco mahasiswa bahasa Indonesia dan istrinya Jesicca, Sakti ( cewek lho :D) dan Steve suaminya yang orang sini, Marcus, Pak Dustin Cowell yang dosen juga, Nurul ( ini sih temen sekampusnya mas Dadit), sisanya asisten-asisten seperti Grace, Sisca dan Amelia. Hihihi…. kebayang dong ramenya. Apalagi apartemen kita kan kecil, jadinya kerasa sempit deh.

Waktu Molly dateng sama 3 anaknya, wah Fasha ketawa sambil loncat-loncat. Seneng kali ada temennya. Nikhil 7 tahun, Anisha 5 tahun dan Anika 9 bulan. Fasha seneng banget main bola sama Nikhil dan Anisha. Meskipun mereka usianya jauh lebih tua dari Fasha tapi masih mau main sama Fasha yang lebih muda. Good kids !

Kapan lagi ya ngumpul-ngumpul begini…. Insya Allah kalau udaranya udah mulai panas deh. Jadi bisa ngumpul-ngumpulnya di luar rumah. Khan asyik tuh… :D

My Birthday !

March 4th, 2005 by adani

Img_0053_3 Guess what! Today I am 27 years old. Alhamdulillah… Allah still gives me chance to live, so I could make a better life. Allah gives me health, blessing, suitable life, happy family, nice husband and smart boy…. oh… thanks God.

Early in the morning when I woke up, I saw a bouquet of roses on the dining table. A dozen of red roses. And mas Dadit said,"Happy Birthday…Hope Allah will always lead you as a good wife and  a good mother".Oh, I felt touched. He is not a romantic person, but once a year he does something like this.Thanks, mas….

For the present he gave me something nice. Actually, It’s a replacement of the old one. Hik…hik..hik… I almost cried. He is a great husband, isn’t he?

I didn’t make anything special like food, ’cause mas Dadit will not have lunch at home and tonight I will practice the Indang dance in campus. Maybe next time we will go out trying some food from restaurant we’ve never been there:), but…today I am definitely happy….:D

Latihan Menari

March 3rd, 2005 by adani

Satu setengah bulan yang lalu saya diajak untuk ikut menari pada acara Languages and Cultures of Asia (LCA) Cutural Night hari kamis 10 Maret nanti. Pertunjukan kesenian dari negara-negara di Asia. Kebetulan mas Dadit menjadi PA ( Project Assistantship) di Bahasa Indonesia.

Memang menari sudah menjadi hobby sejak kecil, tapi semenjak kuliah sudah jarang latihan, karena kesibukan kuliah, praktikum dan ujian jadinya sulit untuk membagi waktu.

Kemarin waktu diajak itu sempet mikir juga, apa masih luwes ya…? :) Saya sudah membayangkan akan menari seperti dulu. Ternyata kata pelatih tarinya yang juga teman mas Dadit sendiri, kita akan menari Padang. Tari Indang namanya. Tarian ini seperti tari saman dari Aceh, jadi mulai dari awal sampai akhir duduk, hanya tangannya saja yang gerak. Meskipun begitu tetap saja gerakannya membingungkan. Selain gerakannya cepat, juga antara gerakan yang satu dan lainnya hampir serupa.

Tidak hanya orang Indonesia saja lho yang menari. Ada juga beberapa orang Amerika yang ikutan. Mereka ini mahasiswa bahasa Indonesia di UW - Madison. Ternyata gerakan mereka tidak kaku lho…! Jumat 4 Maret besok latihan yang terakhir. Ya…. semoga semuanya bisa kompak :)

Img_0055_1Setiap latihan menari mas Dadit dan Fasha selalu menemani. Iyalah…. saya khan belum punya SIM. Jadi siapa dong yang nyetir kalau bukan mas Dadit :). Setiap kita latihan menari Fasha pasti ikutan nari juga. Kepala digoyang, tangan digerakkan, badan naik turun, kaki dihentakkan, hehehe…wah, pokoknya lucu sekali :D.

Memang kalau di rumah pasti Fasha joget-joget kalau dengar musik. Apalagi kalau acara favoritnya muncul, Barney, Boobah dan Teletubbies. Setiap Fasha joget-joget, mas Dadit dan saya tertawa geli. Gemes rasanya :D